Rabu, 27 Mei 2015

RUKUN-RUKUN DALAM RUKUN SHOLAT










SHOLAT
 


PENJELASAN RUKUN 
DISETIAP RUKUN-RUKUN SHOLAT
 

 

PENJELASAN RUKUN SHOLAT
Rukun sholat terbagi kepada 3
1.    Rukun qalbi (hati)
2.    Rukun Qauli (perkataan/bacaan)
3.    Rukun fi’li (perbuatan/gerakan)
Rukun qalbi ada 2
1.    Niat
2.    Tertib
Rukun qauli ada 5
1.    Takbiratul ihram
2.    Fatihah
3.    Tahiyyat akhir
4.    Sholawat pada tahiyyat akhir
5.    Salam pertama
Rukun fi’li ada 6
1.    Berdiri betul
2.    Ruku’
3.    I’tidal
4.    Sujud
5.    Duduk antara dua sujud
6.    Duduk pada tahiyyat akhir


Rukun dalam Rukun-Rukun Sholat
A.   Berdiri betul
(1)            Lurus tulang belakangnya (2) tetap[1] (3) menghadap kiblat.

B.   Niat
(1)            Qosdu[2] (2) Ta’arodh[3] (3) Ta’yin[4] (4) dalam hati (5) dalam huruf yang delapan[5] (6) jangan berubah[6] (7) membedakan Ada’[7] dengan Qodo,[8].

C.   Takbiratul ihram
(1)      Dilakukan pada waktu berdiri pada sholat fardhu, bagi orang yang sholat berdiri
(2)      Dengan memakai bahasa arab
(3)      Dengan menggunakan kalimat ALLOH (الله) dan kalimat AKBAR ( أكْبَر)
(4)      Tertib antara kalimat allah dengan kalimat akbar
(5)      Tidak memanjangkan suara “A”  pada kalimat Allah, dan
(6)      tidak memanjangkan suara “BA” pada kalimat Akbar
(7)      Tidak men tasydidkan suara “BA” pada kalimat Akbar
(8)      Tidak menambah suara panjang pada kalimat “HU” (allohuu akbar), atau
(9)      Tidak menambah suara “WA” diantara kalimat Allohu dengan Akbar (Allohu wakbar)
(10)Tidak menambah suara “WA” sebelum kalimat Allah (wallohu Akbar)
(11)Tidak boleh berhenti antara dua kalimat (allohu akbar).
(12)Seluruh hurufnya mesti didengar diri sendiri
(13)Masuk waktu, pada sholat yang diwaktukan
(14)Diucapkan pada waktu menghadap kiblat
(15)Tidak menyembunyikan satu huruf pun dari huruf-hurufnya
(16)Mendahulukan takbir imam daripada takbir ma’mum.

D.  Membaca Surah al-Fatihah
(1)      Tertib
(2)      Berturut-turut dari ayat satu sampai ayat tujuh
(3)      Memperhatikan semua huruf-hurufnya
(4)      Memperhatikan semua tasydid-tasydidnya
(5)      Tidak berdiam diantara ayat yang satu dengan ayat yang lain, dengan bermaksud memutuskan bacaan
(6)      Membaca semua ayat-ayatnya, termasuk Bismillah
(7)      Tidak gagok yang dapat merusak arti fatihah tersebut
(8)      Dibaca pada waktu berdiri, bagi orang yang  sholat berdiri
(9)      Seluruh ayatnya mesti didengar diri sendiri
(10)Dan tidak




E.   Ruku,
(1)            Disengaja (2) Thoma’ ninah[9] (3) mendatarkan punggung.

F.    I’tidal
(1)            Di sengaja (2) lurus (3) thoma’ ninah

G.  Sujud
(1)            Di sengaja (2) meletakkan anggota yang tujuh[10] di atas sajadah (3) thoma’ ninah (4) menghadapkan kaki ke Qiblat (5) menetapkan dahi diatas sajadah (6) memberatkan kepala (7) meninggikan pinggang.

H.  Duduk antara dua sujud
(1)            Disengaja (2) lurus (3) thoma’ ninah

I.       Duduk tahiyyat akhir
(1)            Disengaja (2) lurus (3) duduk beserta thoma’ ninah

J.      Bacaan tahiyyat akhir
(1)            Dalam duduk yang betul/lurus (2) mendengar bacaan (3) tertib (4) memlihara hurufnya (5) memelihara kalimatnya (6) memelihara barisnya (7) memelihara tasydidnya



K.  Sholawat pada tahiyyat ke dua
(1)            Memlihara hurufnya (2) memelihara tasydidnya (3) memlihara kalimatnya (4) memlihara barisnya (5) mendengarkan bacaan (6) Tertib (7) Dalam duduk tahiyyat akhir

L.    Salam pertama
(1)            Dalam duduk (2) mendengar salam (3) berturut-turut (4) tertib (5) memlihara hurufnya (6) memelihara tasydidnya (7) memlihara kalimatnya (8) memlihara barisnya

M. Tertib (mendahulukan yang dahulu, meng akhirkan yang terakhir)
SUNNAH-SUNNAH SHOLAT
1.      Melafazkan niat dengan lisan
2.      Mengangkat tangan setentang telinga ketika takbirotul Ihram, lalu meletakkan tangan dibawah dada diatas pusat dengan posisi tangan kanan diatas
3.      Membaca do’a iftitah,
4.      Membaca a’uzu billahi minassyaithoni rrojiim sebelum membaca surah Al-Afatihah pada setiap raka’at
5.      Membaca aamiin sesudah membaca Al-Fatihah
6.      Membaca surah atau ayat pendek sesudah membaca Al-Fatihah
7.      Membaca tasbih pada waktu ruku’.
8.      Membaca doa pada waktu I’tidal.
9.      Membaca tasbih pada waktu Sujud, yaitu:
10.  Membaca do’a pada waktu duduk antara dua sujud.


11.  Duduk istirohah
Yatu duduk yang dilaksanakan setelah selesai pada sujud yang kedua sebelum naik pada roka’at selanjutnya, sekedar cukup membaca subhanalloh.
12.  Membaca tasyahud awwal
13.  Membaca sholawat kepada nabi pada tasyahud awwal
14.  Membaca sholawat kepada keluarga nabi pada tasyahud akhir
15.  Salam kedua
16.  Menoleh kekiri dan kekanan pada saat salam

MEMBATHALKAN SHOLAT
1.      Meniatkan dalam hati untuk menghentikan sholat
2.      Meniatkan dua waktu sholat dalam satu pelaksanaan
3.      Meyakini sholat fardhu sebagai sholat sunnah dan sebaliknya
4.      Berbicara dengan sengaja, selain dari bacaan sholat, walaupun satu huruf yang dapat memberi pengertian
5.      Sengaja meninggal rukun sholat tanpa suat uzur
6.      Menambah rukun sholat
7.      Menambah bilangan rokaat dengan sengaja, walaupun satu rokaat
8.      Menambah bilangan rokaat hingga dua kali lipat, walaupun dalam keadaan lupa
9.      Bergerak lebih dari tiga kali, kecuali gerak ringan
10.  Berhadats, baik hadats kecil ataupun hadats besar. Dapat ditandai dengan terjadinya hal-hal yang membathalkan wudhuk
11.  Terkena najiz yang tidak dimaafkan
12.  Membiarkan aurat terbuka
13.  Membelakangi kiblat, kecuali bagi orang yang sholat diatas kendaraan
14.  Makan
15.  Minum
16.  Tertawa terbahak-bahak ketika dalam sholat
17.  Medahului imam dalam sholat berjamaah
18.  Tertinggal hingga dua rukun dalam sholat berjamaaj
19.  Murtad
MAKRUH SHOLAT
1.      Menahan hadats, hal ini terjadi pada saat akan melaksanakan sholat. Namun jika sudah masuk dalam pelaksanaan sholat, wudhuk wajib ditahan semampu kita.
2.      Melihat kekanan atau kekiri
3.      Meludah kekanan, ke muka atau kekiri
4.      Memalingkan muka
5.      Menutup mata
6.      Menutup mulut rapat-rapat
7.      Tidak meluruskan posisi kepala dengan punggung belakang pada saat ruku’
8.      Tidak mengeluarkan tangan dari dalam lengan baju pada saat Takbiratul Ihram, Ruku dan Sujud
9.      Melihat kearah langit
10.  Berpegang pinggang
11.  Berdiri pada satu kaki
12.  Bersandar kedinding
13.  Sholat dipekuburan, biara, gereja dan yang sejenisnya
MENGANGKAT TANGAN DIWAKTI SHOLAT
1.    Saat takbiratul ihram
2.    Menjelang rukuk
3.    Menjelang i’tidal
4.    Saat bangkit dari tahiyyat awal untuk rokaat yang ke tiga. (selain dari yang empat ini, tidak di sunnahkan untuk mengangkat tangan)
صَلُّوْا كَمَا رَأَيْتُمُوْنِيْ أُصَلِّيْ
(sholatlah kalian sbagaimana kalian melihat saya sholat) “al-hadits


[1] Tidak bergerak-gerak/goyang-goyang
[2]  Menyengaja أصل   (sengaja aku sholat)
[3] Menentukan fardhu atau sunnah
[4] Menentukan waktu
[5] Dalam kalimat الله اكبر (diantara alif dengan Ro)
[6] Tidak boleh merubah niat (berdiri untuk sholat sunnah, kemudian ditengah-tengah sholat dirubahnya menjadi sholat fardhu).
[7] Sholat yang dilaksanakan tepat pada waktunya
[8] Solat yang dilaksanakan pada waktu yang lain (diluar waktu sholat yang dimaksud)
[9] Berhenti sebentar, sekedar dapat mengucapkan Subhanalloh.
[10] Dahi, perut dua telapak tangan, dua lutut, perut jari-jari kaki.

0 komentar:

Poskan Komentar